BAPAK POLAH ANAK KEPRADAH
Ditulis oleh angkatanenambeacukai di/pada Juni 11, 2008
Anak Polah bapak Kepradah . Sebuah pepatah jawa yang kira-kira maknanya adalah sebuah resiko yang harus ikut di tanggung oleh seorang BAPAK akibat tingkah polah dari seorang ANAK. Jadi Apapun yang di lakukan anak, segala tingkah yang di jalankan anak yang mengandung “resiko” maka Seorang bapak jualah yang harus ikut bertanggung jawab atas akibat yang di timbulkannya.
Tapi bagaimana kalau sebaliknya ??? Bila Sang BAPAK yang bertingkah dan berpolah sehingga anak-anaknya yang harus ikut menanggung akibatnya. Maka pepatah itu tidak salah bila menjadi BAPAK POLAH ANAK KEPRADAH.
Anak disini bisa diartikan sebagai anak yang sebenarnya (: Ibu, Bapak, ANAK), pun tak salah bila kita maknai sebagai anggota suatu organisasi atau orang-orang pada posisi di bawah suatu kendali atau penumpang dari suatu alat transportasi atau posisi yang hanya menjalankan suatu perintah pada tingkatan struktural. Begitu juga dengan Bapak. Bapak sebenar-benarnya bapak (: ibu, BAPAK,anak) dalam suatu keluarga atau pengendali dalam suatu organisasi, atau Sopir dan Kenek dari suatu alat transportasi atau yang pada posisi pemberi perintah pada tingkatan struktural.
Berita yang menjadi renungan buat kita :
- Seorang anak (Rida Wahyu) siswa TK dan empat kawannya yang harus menanggung tingkah Bapaknya sang suka mengkonsumsi pil koplo. Dikiranya permen coklat yang menjadi kesukaannya, rupanya “barang haram “ lahapan bapaknya. (Detikcom)
- Sebuah kecelakaan bus di daerah batu – malang. Sopir dan kenek bus yang tidak mematikan mesin dan tidak sempurna memfungsikan rem tangan saat turun karena pemeriksaan oleh Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan, sehingga kendaraan berjalan mundur, menabrak sebuah rumah, kompor minyak yang ada di rumah itu meledak, rumah terbakar, bus terbakar……………. dan penumpang yang harus menanggung akibatnya.(Koran SINDO)
- Dan banyak berita lain dari banyak sumber lain ………………. (?)
yetty berkata
Kalau kita menyimak perkembangan tentang Bapak yang harusnya menyikapi tingkah polah anaknya dengan sikap yang lebih bijak..at least menurut pengamatan saya pribadi, dari ucapan-ucapan si Bapak di media, beliau juga sudah menyadari (walaupun terlambat) bahwa mungkin bukan dampak seperti ini yang dia inginkan…
Mudah-mudahan semua dari kita juga tetap bisa mengambil hikmahnya….dan tetap berdoa untuk anak-anak yang sudah menjadi korban..semoga masih ada harapan yang baik dan tetap bisa bergabung lagi bersama-sama untuk membuat rumah kita semua manjadi rumah yang lebih indah dan lebih baik…Amiin
bapakethufail berkata
Bapak siapa yett????
menurutku… sebaiknya anak nggak usah polah dan bertingkah, begitu juga dengan bapak juga jangan bertingkah dan berpolah……………. biar tidak ada yang kepradah.
bayangkan tuh…. gara2 suka minum pil koplo eh… dan si ibu salah naruh, dimakan deh sama anaknya yang di kiranya coklat……… anak yang kepradah !!!!. begitu sopir dan kenek…… sembrono….. penumpang yang kepradah !!!!
yetty berkata
ya bapake sopo? ya gak weruh..wong aku asal nulis kok..pengen koyo andhy julianto n kang hasan