KADAR HUJAN
Ditulis oleh bapakethufail di/pada Juni 14, 2008
Kadar dalam hujan ini pun telah ditemukan melalui penelitian modern. Diperkirakan dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini menghasilkan 513 trillun ton per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi dalam satu tahun. Ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang menurut “ukuran atau kadar” tertentu. Kehidupan di bumi bergantung pada siklus air ini. Bahkan sekalipun manusia ini, mereka tidak akan mampu membuat siklus seperti ini.
Per tahunnya, air yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam bentuk hujan berjumlah “tetap” : yakni 513 trillun ton. Jumlah yang tetap ini dinyatakan dalam Al-Qur’an dengan menggunakan istilah “menurunkan air dari langit menurut kadarnya”. Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan keseimbangan ekologi, dan tentu saja, kelangsungan kehidupan.
Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini, segera mengakibatkan ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak pernah terjadi dan hujan senantiasa turun setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama seperti dinyatakan dalam Al-Qur’an. *Harun Yahya/Suara Hidayatullah.
Sumber :
Suara Hidayatullah/Iqra’/Juni 2008

kanghasan berkata
setuju, Pak. Cuma masalahnya sekarang, yang tetap seimbang (konstant) adalah volume air di bumi. nah yang tidak seimbang adalah distribusinya. Perubahan iklim akibat green house effect telah merusak jalan distribusinya, merusak jadwal siklusnya. Seperti yang kita saksikan dan alami, curah hujan tidak lagi merata, banjir, longsor, dst…
Pien1 berkata
Nampak, betapa kecilnya kita manusia di bandingkan alam semesta. Bagaimana pula kita sanggup durhaka kepada pencipta alam ini, Allah. Sanggup memperkecil aturan-aturan yg telah ditetapkan-Nya